Featured Posts

Most selected posts are waiting for you. Check this out

LaskarQQ
Ahok terlibat kasus Mega Korupsi E-KTP

Ahok terlibat kasus Mega Korupsi E-KTP



AGEN BANDARQ - Korupsi e-KTP bisa jadi termasuk mega korupsi. Proyek sebesar 6 triliun itu melibatkan banyak orang ternama dan aliran dana ratusan miliar untuk meng-golkan-nya.

Dari pengembalian dana e-KTP ke KPK saja yang melibatkan 14 saksi dari anggota DPR sampai pengusaha, sudah terkumpul 250 miliar rupiah. Kerugian negara diperkirakan 2,3 triliun rupiah, bahkan mungkin lebih besar.

AGEN BANDARQ - Tapi menarik melihat ada anomali dibalik korupsi e-KTP ini. Dan anomali itu bernama Ahok. Melacak jejak keterlibatan Ahok dalam korupsi ini, saya menemukan beberapa fakta yang mengagetkan.

Pada saat mega korupsi itu terjadi, Ahok duduk sebagai anggota DPR RI dari Golkar di komisi II. Ahok ternyata tercatat sebagai orang yang menentang pembuatan e-KTP itu.

AGEN BANDARQ - "Dari dulu saya sudah protes di komisi II enggak perlu bikin e-KTP. Pakai BPD ( Bank Pembangunan Daerah ) saja seluruh Indonesia. Kayak mahasiswa bank bikinin, bukti KJP pakai bank DKI, sama kan. Ngapain bikin begitu uang triliunan.." kata Ahok gemas.

Bahkan Ahok -yang terkenal pelit itu- berteriak, "Ngapain boros-boros biaya, kasih saja e-KTP itu di buat serta dikelola BRI. Selain praktis, dapat dipakai jadi ATM sekalian. Semua Masyarakat Indonesia yang berumur 17 tahun punya ATM. Kalau bisa begitu, BRI mungkin saja jadi bank terbesar se Asia Tenggara".

AGEN BANDARQ - Teriakan Ahok ini meresahkan banyak orang -teman-temannya sesama anggota DPR-. Mereka mendesak pimpinan fraksi untuk memindahkan Ahok dari komisi II.

Nurul Arifin kemudian mendatangi Ahok dan menyampaikan keluhan mereka. "Hok, ini fraksi ngomong ke gue nih, lu mau dipindahin dari Komisi II. Karena kasus e-KTP, lu itu terlalu galak dan ribut-ribut melulu, mana lu mau bikin pembuktian terbalik, UU Pemilukada, macem-macem, jadi lu mau dipindahin.." ancam Nurul Arifin.

"Pindah kemana?" Tanya Ahok heran.
"Komisi VIII bidang agama.." Kata Nurul Arifin.

AGEN BANDARQ - Ahok digertak begitu bukannya mengkeret. Ia balik mengancam, " Oke, lu kasih tahu tuh fraksi ya, bos-bosnya semua, nanti kalau gue di Komisi VIII, gue bongkar tuh mark up dana naik haji semuanya'. Yang bongkar non-Muslim pula".

Nurul Arifin yang ditugaskan melobbi Ahok seperti menemui batu karang. Ia kemudian melapor bahwa Ahok ga bisa di hohohihi seperti anggota DPR lainnya. Lebih bahaya Ahok di komisi agama, bisa kacau kalau ia bongkar markup dana haji yang nilainya segede gajah tapi gak terliat itu.

AGEN BANDARQ - Beberapa hari kemudian, dengan kesal dan frustasi Nurul Arifin nyamperin Ahok lagi. "Sekarang lu mau gabung ke komisi mana? Asal jangan gabung di Komisi II lagi karena komisi lagi bikin UU Pemilukada dan keberadaan lu ngerepotin',"

Ahok dengan santai ala Donnie Yen yang menghadapi 10 karateka Jepang dalam Ip Man pertama, berkata, "Di komisi mana pun gue berada, pasti keberadaan gue buat lu orang sakit kepala,".

"Ya sudah, lu tetap di Komisi II saja, tapi jangan banyak ngomong ya," Nurul Arifin pasrah bongkokan. Ia sudah capek ngerayu Ahok yang teguh seperti pria jomblo tak pernah kesepian.

AGEN BANDARQ - Sebelum akhirnya Golkar bergabung dengan koalisi partai pendukung Ahok, Nurul Arifin termasuk orang yang selalu berbicara keras tentang Ahok di media massa. Mungkin ia dendam, kak emma..

Ahok memang tidak banyak bicara tentang e-KTP lagi sesudah itu, sampai kemudian korupsi ini terbongkar oleh KPK. Dan kemungkinan ia termasuk yang selamat karena tidak menerima uang sepersenpun disana.

AGEN BANDARQ - Tinggal mereka yang dulu memusuhinya karena sikap kerasnya, kelojotan ketika KPK mulai bermain keras dengan membongkar korupsi besar itu.

Jadi tahu kan siapa Ahok sebenarnya?

Begitu mudah dan menggiurkannya peluang bagi dia waktu itu disana. Bisa jadi mulut tajamnya ditutup sekian belas miliar rupiah dan ia melenggang sebagai orang kaya raya. Tapi ia tidak mau dan terbukti keputusan itu menyelamatkannya sekarang ini.

Tuhan masih sayang padanya.

AGEN BANDARQ - Sambil seruput secangkir kopi saya membayangkan, jika saya ada di posisinya belum tentu saya bisa seteguh dia. Mungkin saya ada di barisan yang sama dengan mereka-mereka yang mengembalikan duit ke KPK.

Sidang ke-13, Massa Anti-Ahok Serukan " TIDAK ADA JALAN LAIN, SELAIN AHOK MASUK PENJARA"

Sidang ke-13, Massa Anti-Ahok Serukan " TIDAK ADA JALAN LAIN, SELAIN AHOK MASUK PENJARA"


AGEN BANDARQ - Sidang ke-13 kasus penodaan agama yang menjerat Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) kembali digelar di Auditorium Kementerian Pertanian (Kementan), massa anti Ahok mulai berdatangan.

Pantauan Reporter, massa yang hadir terdiri dari massa ormas Parmusi, FPI, dan API Jabar berjumlah sekira 100 orang. Diperkirakan massa akan terus berdatangan hingga siang hari sampai sidang usai.

"Alhamdulillah kita masih bisa terus mengawal sidang ketiga belas, sidang penistaan agama Ahok," katanya di atas mobil komando, Selasa (7/3/2017).

AGEN BANDARQ - Sementara itu, mereka mengawali aksi dengan berdoa dan membaca salah satu surat Al-Quran. Tak hanya itu, massa anti-Ahok juga menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya sebagai ungkapan rasa nasionalisme dan bentuk kecintaan kita kepada negara. Setelah berdoa selesai  kumpulan massa Anti-Ahok kompak menyerukan " TIDAK ADA JALAN LAIN, SELAIN AHOK MASUK PENJARA".

Diketahui, sidang ketiga belas kali ini akan menghadirkan saksi dari pihak Ahok, antara lain Analta Amier, Bambang Waluyo dan Eko Cahyono.

Saksi yang dihadirkan tim hukum Ahok tersebut sebelumnya telah mendapatkan persetujuan dari mantan Bupati Belitung Timur tersebut.
Ketemu SBY di Kondangan, Ahok Minta Dukungan Presiden ke-6

Ketemu SBY di Kondangan, Ahok Minta Dukungan Presiden ke-6


AGEN BANDARQ - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sempat bertemu dengan Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono saat sama-sama menghadiri undangan pernikahan. Ahok mengaku hormat ke mantan presiden yang juga Ketum Partai Demokrat itu.

"Ya biasalah presiden ke-6 harus hormat. Ketemuan saja lah, biasa hormat," kata Ahok saat dikonfirmasi di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (6/3/2017).

AGEN BANDARQ - Ahok mengatakan tidak ada pembicaraan soal Pilgub DKI 2017 yang memasuki putaran kedua. "Enggak sempet," jawabnya.

Tetapi berdasarkan reporter, sempat mendengarkan perbincangan Ahok meminta dukungan kepada Presiden ke-6 Republik Indonesia "Susilo Bambang Yudhoyono".

AGEN BANDARQ - Sebuah foto beredar menunjukkan interaksi antara SBY dan istrinya, Ani Yudhoyono, dengan Ahok serta sang istri, Veronica Tan. Pada foto itu tampak Veronica yang memakai baju putih bersalaman dengan SBY.

Ibu Ani yang memakai kebaya merah berada di samping SBY dan berhadapan dengan Veronica dan Ahok. Ahok sendiri berdiri di belakang Veronica. Keempatnya tampak tersenyum.

AGEN BANDARQ - Menurut Waketum PD Roy Suryo, momen itu terjadi di acara resepsi pernikahan pengusaha Prajogo Pangestu di Hotel Mulia Jakarta kemarin, Minggu (5/3). Ia memastikan memang SBY dan Ahok sempat berdialog.

"Di pernikahan putra Prajogo Pangestu. Terus terang saya tidak hadir di acara tersebut sehingga tidak melihat langsung," ujar Roy.

Sandiaga: Ahok WO Pleno Karena Ada Janji Dengan Pengembang

Sandiaga: Ahok WO Pleno Karena Ada Janji Dengan Pengembang


AGEN BANDARQ - KPU DKI Jakarta menggelar pleno penetapan calon Pilkada DKI putaran kedua. Pasangan nomor urut 2 Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Syaiful Hidayat memutuskan meninggalkan lokasi sebelum acara dimulai.

Calon wakil gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno meminta agar keputusan Ahok dan Djarot yang walk out tersebut tidak diperpanjang. Menurut Sandiaga, Ahok dan Djarot bisa jadi ada keperluan yang lebih mendesak.

AGEN BANDARQ - "Jangan diperpanjang lah. Mungkin saja Pak Basuki ada janji yang lebih penting, kami hargai dia karena ada kebutuhan yang lebih mendesak. Mungkin ada janji dengan investor yang bisa menanamkan puluhan triliun untuk pembangunan Jakarta yang berdampak pada warga masyarakat, membangun infrastruktur atau apa, itu harus kita maklumi," ujar Sandiaga di kediamannya, Pulombangkeng, Jakarta Selatan, Minggu (5/3/2017).

Sandiaga menilai acara yang digelar KPU DKI Jakarta termasuk lancar dan ingin fokus pada putaran kedua nanti. Sandiaga bersama Anies Baswedan berjanji tetap melanjutkan program-program Pemprov DKI yang dinilai baik oleh masyarakat.

AGEN BANDARQ - "Itu adalah esensi dari seorang pemimpin, begitu diganti kepemimpinannya, bukan diganti programnya. Yang diganti adalah kepemimpinannya, program yang bagus harus tetap dijalankan," tegas Sandiaga.

Sebelumnya, Ahok-Djarot menggelar konferensi pers mengenai keluarnya mereka dari ruangan. Djarot menyebut ia dan pasangannya tidak bisa menunggu lebih lama lagi karena ada acara lainnya.

AGEN BANDARQ - "Mohon maaf, ini kita melihat ada ketidakprofesionalan dari KPU DKI. Kami benar-benar menghargai undangan dari KPU dan kami datang tepat waktu sehingga kami harus mengalahkan beberapa acara yang harusnya kami hadiri malam ini," jelas Djarot.

Terkait peristiwa ini, Ketua KPU DKI Jakarta Sumarno sudah mengaku telah menyampaikan permohonan maaf kepada Djarot atas keterlambatan acara. Sumarno juga mengatakan peristiwa ini dapat menjadi pembelajaran KPU dalam menjalankan acara lagi di waktu depan.
Raja Salman Akan Temui Tokoh Besar Agama Islam Indonesia

Raja Salman Akan Temui Tokoh Besar Agama Islam Indonesia





Agen BandarQ - Di hari terakhir kunjungannya ke Jakarta, Jumat (3/3) besok, Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud masih mengikuti sejumlah kegiatan penting. Selain bertemu Wapres Jusuf Kalla, Raja Salman juga akan menemui tokoh lintas agama.

"Besok akan ada pertemuan setelah salat Jumat dengan tokoh lintas agama. Kalau nggak di sini (Istana Negara) di Hotel Raffles. Tapi tetap Bapak Presiden sebagai host sebagai pengundangnya," kata Menag Lukman Hakim Saifuddin kepada wartawan usai pertemuan Raja Salman dengan Presiden Jokowi dan para pimpinan Ormas Islam di Istana Negara, Jakarta

Agen BandarQ - Siang tadi Raja Salman sudah bertemu dengan tokoh dari berbagai ormas Islam. Menag pun menawarkan juga digelar pertemuan dengan tokoh lintas agama.

"Kami dan semua kita meminta agar juga ada pertemuan dengan tokoh-tokoh lintas agama. Dan Alhamdulillah Raja juga berkenan untuk memfasilitasi untuk menghadiri pertemuan itu. Lalu kita atur pertemuan itu besok, dalam agenda pertemuan tersebut kemungkinan juga akan bertemu Imam besar FPI Habib Rizieq Shihab " katanya.


Ahok Salaman Dengan Raja Salman

Ahok Salaman Dengan Raja Salman


Agen Bandarq - Bersama Presiden Joko Widodo, sejumlah tokoh ikut menyambut kedatangan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud di Bandara Halim Perdanakusuma. Mereka ikut bersalaman dengan Raja Salman.

Raja Salman turun menggunakan eskalator pribadi, lalu disambut Jokowi dengan cipika-cipiki. Dengan dua tangan, Jokowi menggenggam tangan kanan Raja Salman saat bersalaman.

Agen Bandarq - Raja Salman lalu bersalaman dengan para tokoh yang sudah siap di deretan sebelah kiri tangga pesawat di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (1/3/2017). Tokoh-tokoh yang tampak di bandara antara lain Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Pariwisata Arief Yahya, Kepala BIN Jenderal Budi Gunawan, dan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Satu per satu, mereka bersalaman dengan Raja Salman.


Setelah bersalaman dengan para tokoh, Raja Salman berjalan melintasi karpet merah bersama Jokowi. Para menteri, Budi Gunawan, Ahok, dan yang lainnya ikut berjalan di belakangnya.

Agen Bandarq - Jokowi dan Raja Salman lalu naik mobil terpisah menuju Istana Bogor. Kini serangkaian acara berlangsung di Istana Bogor.

Ahok juga sempat mengunggah foto dia bersalaman dengan Raja Salman itu di akun Instagram. Dia tampak mengatupkan kedua tangannya saat bersalaman dengan Raja Salman.

"Mendampingi Presiden Joko Widodo menyambut Raja Salman bin AbdulAziz al-Saud yang baru saja tiba dari Saudi Arabia. Semoga membawa kebaikan untuk hubungan kedua negara," tulis Ahok di akun Instagram @basukibtp.




 


Habib Rizieq Yakin Ahok Pasti Masuk Penjara

Habib Rizieq Yakin Ahok Pasti Masuk Penjara


Agen BandarQ - Habib Rizieq Syihab dalam persidangan menanggapi pernyataan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang menyebut memilih pemimpin berdasarkan agama melanggar konstitusi. Rizieq menyebut pernyataan Ahok sebagai penghinaan. 

"Baru-baru ini terdakwa pun juga mengatakan bahwa memilih pemimpin berdasarkan agama langgar konstitusi. Ini juga penghinaan kepada ulama dan kepada umat Islam, karena para ulama dan umat Islam memilih dalam pilkada banyak berdasarkan agama," ujar Rizieq dalam sidang lanjutan Ahok di auditorium Kementan, Jl RM Harsono, Ragunan, Jaksel, Selasa (28/2/2017).

Menurut Rizieq, setiap warga negara memiliki hak untuk memilih pemimpin yang seagama. Pemilihan karena dasar agama dipastikan Rizieq tidak melanggar konstitusi.

Agen BandarQ - "Tidak boleh kita melarang umat Kristiani memilih pemimpin Kristiani, itu hak mereka. Masyarakat yang Buddha ingin memilih pemimpin yang Buddha, itu hak mereka. Itu dijamin oleh konstitusi, dijamin oleh batang tubuh Undang-Undang Dasar 1945 baik Pasal 28 maupun Pasal 29 ayat 1. Setiap warga negara berhak untuk menjalankan ibadahnya sesuai keyakinannya masing-masing. Kami umat muslim punya keyakinan memilih pemimpin nonmuslim itu haram, itu keyakinan dan itu tidak melanggar konstitusi," terang dia.

Rizieq juga menegaskan toleransi antarumat beragama harus tetap dijaga. Menurutnya, siapa pun tidak boleh melakukan penodaan agama.

Agen BandarQ - "Dalam Alquran, banyak sekali ayat-ayat yang mengajarkan kita menghormati ajaran agama lain. Kehadiran saya di sini tidak membawa dendam pribadi kepada siapa pun tidak membawa dendam kepada siapa pun. Saya hanya ingin membawa yang haq dari ajaran agama Islam," katanya.

Dalam persidangan, Rizieq menyebut Ahok menodai agama karena telah menyebut dan memberikan interpretasi terhadap Surat Al-Maidah ayat 51. Padahal tidak boleh sembarang orang bicara soal ayat suci Alquran.

"Mana kala yang bukan Islam ini berani berbicara tentang Alquran pasti akan terperosok, pasti akan terpeleset. Karena itu, orang-orang nonmuslim jangan bicara tentang Alquran karena itu bukan domainnya. Jadi sekali lagi saya menyatakan toleransi antarumat beragam harus kita tegakkan, antarumat beragama tidak boleh menghina umat agama lain," tegas Rizieq
KPU DKI Memberikan 7.000 Suara Tambahan Untuk Anies-Sandi

KPU DKI Memberikan 7.000 Suara Tambahan Untuk Anies-Sandi



Komisioner KPU DKI Jakarta Dahliah Umar mengatakan, sempat ada kesalahan input data "real count" Pilkada DKI Jakarta pada laman Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) KPU.

Kesalahan input data tersebut terjadi di TPS 10 Kelurahan Pela Mampang, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

"Kemarin ada salah input data. Jadi yang harusnya 266 suara, ditulis 7.266 suara satu TPS. Jadi itu tidak mungkin di satu TPS ada 7.266, yang benar adalah 266 suara," ujar Dahliah di Kantor KPU DKI, Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat.

Kesalahan input data tersebut yakni pada pasangan cagub-cawagub Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

Perolehan suara Anies-Sandi yang benar yakni 266, bukan 7.266. Kesalahan tersebut kini telah diperbaiki di laman Situng.

Selain itu, ada beberapa kesalahan input data lainnya, seperti penambahan dan pengurangan, yang juga diperbaiki.

"Angka-angka itu bisa salah input atau salah tulis itu sangat sangat mungkin antara 13.023 TPS ya. Kami berharap (sekarang) semua 100 persen sudah tepat, tidak ada yang salah menulis angka atau penulisannya maksudnya angkanya A kemudian di-input B," kata dia.

Dahliah menuturkan, hasil real count melalui laman Situng bukan hasil resmi dari KPU DKI Jakarta. Hasil tersebut hanya sebagai gambaran informasi bagi masyarakat. Dalam real count melalui laman Situng dimungkinkan adanya kesalahan input data tersebut.

"Kalau di sistem IT itu apa yang tertulis dalam berita acara, itu yang di-input," ucap Dahliah.

Apabila ada kesalahan, perbaikan tersebut dilakukan dalam rekapitulasi berjenjang dari tingkat kecamatan hingga provinsi. Perbaikan dilakukan melalui rapat pleno yang dihadiri pengawas pemilu dan saksi ketiga pasangan calon.

Hasil rekapitulasi manual itulah yang menjadi hasil resmi Pilkada DKI Jakarta.

"Kalau ada kekeliruan di tingkat PPS, maka akan dikoreksi di tingkat kecamatan. Maka kalau ada koreksi di tingkat kecamatan, hampir bisa dipastikan tentu ada perbedaan angka antara yang di sistem IT dan yang manual," tutur Dahliah. (Baca: KPU DKI: Ada Upaya untuk Meretas Server KPU)

Berdasarkan data di laman Situng KPU pada Senin ini, pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni meraih perolehan suara 17,07 persen atau dipilih oleh 936.531 pemilih.

Kemudian, pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat memperoleh 42,96 persen suara atau dipilih 2.357.695 pemilih.

Sementara itu, pasangan calon nomor pemilihan tiga Anies Baswedan-Sandiaga Uno meraih 39,97 persen atau 2.193.490 suara. Mulanya, pada saat data masuk 100 persen pertama kali, Agus-Sylvi meraih perolehan suara 17,05 persen, Ahok-Djarot 42,91 persen, dan Anies-Sandi 40,05 persen.


Dimas Kanjeng akan di Vonis Mati

Dimas Kanjeng akan di Vonis Mati



Kabarmalam.com - Dimas Kanjeng Taat Pribadi terancam hukuman mati. Dimas Kanjeng didakwa melakukan pembunuhan berencana terhadap Abdul Gani.

"Dimas Kanjeng terancam Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana karena turut serta atau menjadi otak pembunuhan. Dia terancam hukuman seumur hidup atau hukuman mati," kata jaksa penuntut umum dari Kejati Jawa Timur, H Usman di Pengadilan Negeri Kraksaan, Probolinggo, Jawa Timur, Kamis (16/2/2017).

Jaksa dalam surat dakwaan menyebut pembunuhan dengan korban Abdul Gani terjadi pada 12 April 2016. Mereka yang terlibat pembunuhan adalah Wahyu Wijaya, Ahmad Suryono, Kurniadi, Tukijan, Boiran dan Muriyat.

"Gani dipukul, dijerat leher dan kepala dibekap plastik. Kemudian ditelanjangi, diikat, dimasukkan ke kotak plastik dan dibuang ke Waduk Gajah Mungkur," ujar jaksa.

Setelah membunuh Abdul Gani, para pelaku menurut jaksa mendapatkan hadiah masing-masing dengan kisaran Rp 30-50 juta dengan total Rp 320 juta. Lokasi pembagian uang ini disebut berada di padepokan.

Dalam perkara ini, Dimas Kanjeng didakwa dengan Pasal 340 KUHP juncto Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHP pada dakwaan primair. Sedangkan dakwaan subsidair, Dikenakan pasal 338 KUHP juncto Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHP.

Selain kasus pembunuhan, Dimas Kanjeng juga didakwa dalam perkara penipuan dengan korban Prayitno yang mengalami kerugian Rp 800 juta. Dimas Kanjeng dikenakan Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP.

Pihak kuasa hukum Dimas Kanjeng belum mengajukan keberatan atas dakwaan jaksa. Pihak Dimas masih mempelajari surat dakwaan.

"Kami masih mempelajari dakwaan dari JPU, sementara kami masih belum ada pengajuan pemberatan. Kita lihat saja nanti seperti apa," kata pengacara Dimas Kanjeng, Rudi Prabowo.
Pendukung Agus-Sylvi Akan Berikan Dukungan Kepada Ahok

Pendukung Agus-Sylvi Akan Berikan Dukungan Kepada Ahok



Kabarmalam.com - Setelah pasangan calon nomor urut satu, Agus Yudhoyono-Sylviana Murni, menyatakan kekalahan mereka, banyak kalangan awam memprediksi suara pasangan tersebut akan otomatis mengalir ke pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno pada Pilkada DKI Jakarta putaran kedua.

Apabila digabung, suara kedua pasangan calon tersebut dalam berbagai hasil hitung cepat pada putaran pertama mencapai sekitar 56%. Prediksi penggabungan suara ini terutama didasari sentimen agama selama beberapa bulan terakhir. Dalam berbagai aksi organisasi massa keagamaan, seruan memilih pemimpin Muslim terus disuarakan.

Pilkada 2017: Agus menerima kekalahan 'dengan lapang dada' Apa arti kehadiran Agus-Sylvi dan Anies-Sandi di acara Istiqlal 112?
Ketika Anda mencoblos, apakah faktor agama terlintas di benak? Akan tetapi, Direktur Eksekutif lembaga survei Indikator, Burhanudin Muhtadi, mengatakan kenyataannya tidak akan sesederhana itu.

"Sepertinya, seolah-olah, Anies akan mendapat limpahan suara dari sekitar 17% pemilih Agus-Sylvi. Tapi ingat, dua bulan ke depan itu masih lama. Tiap hari bagi calon dan kubu adalah hari yang menentukan dan perubahan itu pasti terjadi," kata Burhanudin.

Anies-Sandi, lanjutnya, tidak bisa terlena dan menganggap suara Agus-Sylvi akan dengan sendirinya menyeberang ke Anies-Sandi. Apalagi, menurut Burhanudin, pasangan calon petahana Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat masih punya peluang untuk unggul.

"Kalau kemudian dua bulan ke depan Ahok mampu mengatasi imbas elektoral akibat ucapannya soal Surat Al Maidah 51, bukan tidak mungkin Ahok muncul sebagai pemenang. Saya tidak mau buru-buru menahbiskan seolah-olah putaran kedua seiring dengan perolehan suara Ahok yang cuma 43%. Anything can happen (semuanya masih bisa terjadi)," ujarnya.

Hasil hitung cepat

Dalam berbagai hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei, perolehan suara pasangan Agus-Sylvi berkisar antara 16% hingga 19%. Dalam hitung cepat lembaga Indikator, misalnya, pasangan Agus-Sylvi meraih 17,28%. Adapun hitung cepat Litbang Kompas menempatkan pasangan tersebut pada posisi ketiga dengan perolehan 17,37%.

Berdasarkan rangkaian hasil tersebut, pasangan Agus-Sylvi menggelar jumpa pers di Wisma Proklamasi, basis tim pemenangan mereka, sekitar delapan jam setelah seluruh tempat pemungutan suara ditutup.

"Secara ksatria dan lapang dada, saya menerima kekalahan saya dalam pemilihan gubernur DKI Jakarta. Saya dan Ibu Sylvi mengucapkan selamat kepada pasangan nomor dua bapak Basuki dan bapak Djarot kemudian pasangan nomor tiga bapak Anies dan bapak Sandi," ujarnya.

Strategi putaran kedua

Setelah pasangan Agus-Sylvi menyatakan kekalahan mereka, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan belum merinci strategi apa yang hendak ditempuh untuk memenangkan pasangan Ahok-Djarot pada putaran kedua.

Hanya saja, saat berpidato di Rumah Lembang, yang merupakan basis tim pemenangannya, Ahok merujuk hasil jajak pendapat sebuah lembaga survei yang menyebutkan elektabilitasnya hanya 10%. Namun, hitung cepat lembagai survei itu kini menempatkan Ahok-Djarot unggul dari dua pasangan calon lainnya. Artinya, menurut Ahok, "perjuangan belum selesai".

Di lain pihak, Muhammad Taufik selaku Wakil Ketua Tim Pemenangan pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno memberi gambaran umum strategi kubunya. "Komunikasi politik dengan seluruh unsur tokoh masyarakat, dengan pimpinan partai yang lain, terus akan kami lakukan," kata Taufik, yang juga wakil ketua DPRD DKI Jakarta.

Sampai saat ini, KPU DKI jakarta masih menghitung dan merekapitulasi suara. Jika KPUD menetapkan pemilihan gubernur DKI Jakarta berlangsung dua putaran, pemungutan suara putaran kedua akan berlangsung pada 19 April 2017 mendatang.

Perjalanan Kasus Antasari Azhar dan Aulia Pohan 8 tahun terakhir

Perjalanan Kasus Antasari Azhar dan Aulia Pohan 8 tahun terakhir



Kabarmalam.com - Dalam konferensi pers rabu(15/2), di Bareskrim Polri, Jakarta, mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Antasari Azhar mengungkit kasus pembunuhan yang menjeratnya. Dia mengklaim ada kaitan antara kasusnya dengan kasus korupsi Aulia Pohan, besan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Bagaimana sebenarnya perjalanan kasus keduanya?

Kasus Aulia Pohan ditangani oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada masa kepemimpinan Antasari Azhar pada tahun 2008. Aulia Pohan masuk dalam rombongan terpidana dari Bank Indonesia.
Kasus Aulia Pohan cs berhubungan dengan penarikan dana Rp 100 miliar dari Yayasan Pengembangan Perbankan Indonesia (YPPI).

Awalnya, Gubernur BI Burhanudin Abdullah ditetapkan sebagai tersangka dan divonis lebih dulu. Kemudian Aulia Pohan ikut terseret kasus ini bersama mantan Deputi Gubernur BI lainnya yaitu Aslim Tadjuddin, Bunbunan EJ Hutapea, dan Maman H Soemantri.

Berikut perjalanan kasus Aulia Pohan:

29 Oktober 2008
Ketua KPK Antasari Azhar mengumumkan Aulia Pohan sebagai tersangka kasus aliran dana YPPI. Tidak lama sebelum penetapan tersangka, pimpinan eks Gubernur Bank Indonesia Burhanudin Abdullah divonis 5 tahun penjara.

27 November 2008
Aulia ditahan KPK usai menjalani pemeriksaan keempat.

17 Juni 2009
Aulia Pohan divonis Pengadilan Tipikor selama 4,5 tahun penjara.

18 Agustus 2010
Aulia Pohan bebas setelah mendapatkan setelah mendapat remisi tiga bulan yang dalam hitungannya dia selesai menjalani dua pertiga masa hukuman.

Kasus Antasari
Antasari diangkat menjadi ketua KPK periode 2007 hingga 2011. Namun, amanah itu tidak berlangsung lama. Kepemimpinan Antasari berhenti di tengah jalan karena kasus pembunuhan pengusaha Nasrudin Zulkarnaen. Kasus pembunuhan berencana tersebut masih menjadi kontroversi hingga kini.

14 Maret 2009
Publik dikagetkan dengan pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen, Presiden Direktur Putra Rajawali Banjaran. Nama Antasari mulai dikaitkan dalam kasus tersebut. Isu tentang perselingkuhan Antasari dengan caddy golf bernama Rani menjadi bumbu kasus pembunuhan berencana ini. Kasus ini benar-benar mengganggu kesibukan menjalankan amanah komisi antirasuah.

4 Mei 2009
Butuh kurang dari dua bulan, Antasari ditetapkan menjadi tersangka oleh Polda Metro Jaya. Di hari yang sama, Antasari langsung ditahan di penjara Polda Metro Jaya.

7 Mei 2009 Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menandatangani pemberhentian sementara Antasari sebagai ketua KPK.

8 Oktober 2009 Sidang pertama kasus Antasari di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

11 Oktober 2009 Antasari diberhentikan sebagai ketua KPK secara tetap oleh Presiden SBY.

11 Februari 2010 Antasari divonis 18 tahun penjara. Jauh lebih ringan dari tuntutan jaksa Cirus Sinaga yaitu hukuman mati. Hakim memutuskan bahwa Antasari terbukti melakukan pembunuhan berencana. 

17 Juni 2010 Upaya meringankan hukuman ditempuh Antasari lewat jalur banding. Walaupun akhirnya kasasi Antasari ditolak Mahkamah Agung.

6 Maret 2013 Antasari mengajukan perkara ke Mahkamah Konstitusi tentang Pasal 268 ayat 3 KUHAP yang memungkinkan pengajuan peninjauan kembali lebih dari satu.

10 November 2016 Setelah menjalani dua pertiga masa pidana, Antasari bebas bersyarat.