Featured Posts

Most selected posts are waiting for you. Check this out

Nunur Saksi Hidup Korban Kerusuhan Mei 1998 Vipbandarq.com

Nunur Saksi Hidup Korban Kerusuhan Mei 1998 Vipbandarq.com

Nunur
Berikut Cerita Nunur Korban Ganasnya Pembantaian Mei 98 Silahkan Disimak : Nunur (35) tak pernah menyangka bahwa bakal ada satu hari yang paling kelam dalam hidupnya. Hari dimana, suaminya, Heri (saat kerusuhan terjadi usianya 30 tahun) menjadi korban kerusuhan dan ditemukan hanya sebentuk potongan tubuh yang gosong tanpa kepala dan tanpa kaki!
Kepada saya, Nunur menceritakan kenangannya saat kerusuhan itu berlangsung dan kronologis kejadian. “Kalo ngga salah kejadiannya hari Kamis siang, tanggal 13 Mei 1998,” ia memulai kisah.
Suaminya, Heri, yang sehari-hari bekerja sebagai pramuniaga di sebuah toko meubel kecil di samping Mall Jogja, di bilangan Klender, pulang ke rumah mereka, di kawasan Duren Sawit, sekira pukul 12 siang.
“Dia pulang, terus mandi. Saya lalu keluar sambil nyuapin anak saya yang bungsu,” kisah Ibu dari Hendrik dan Rara. Pada saat itu anaknya yang besar kelas 2 SD, dan Rara, yang kecil baru berusia 2 tahun.
“Selesai nyuapin Rara saya masuk lagi. Anak saya yang paling gede lagi nonton TV, terus saya Tanya ‘A, bapa kemana?’ dia jawab ‘Ngga tahu, Ma, tadi keluar’,” kata Nunur menirukan dialognya kala itu.
Pada saat itu, pikirannya hanya berkata bahwa Heri sedang berjualan obat-obatan CNI, pekerjaan sambilan yang selama ini dilakoninya.
Tanpa curiga apa-apa, Nunur pun menjalani aktifitasnya kembali. Hingga ia ketiduran pada pukul 10 malam. “Pada saat tidur itulah saya bermimpi suami saya mendatangi saya dengan pakaian robek-robek dan ada bercak noda darah di bajunya,” kenang Nunur.
Nunur terbangun sekira pukul 1 tengah malam. Saat itu, ia menyadari bahwa suaminya belum kunjung pulang. Kecemasan mulai menyergap hati Nunur, karena sebelumnya belum pernah Heri pulang selarut ini. Meski demikian, Nunur tak bisa berbuat apa-apa karena malam telah merambat dini hari yang sepi.
Barulah keesokan harinya, kecemasan Nunur semakin menjadi karena sang suami belum kunjung pulang. Akan tetapi, ia belum tahu jua soal kerusuhan yang terjadi di Mall Jogja yang telah terjadi sejak Kamis siang. Bahkan, ia tidak tahu bahwa api masih berkobar hebat di lantai dua dan lantai tiga pusat pebelanjaan itu hingga pukul tiga dini hari.
Pukul delapan, seorang tetangga melintas di depan rumah Nunur. Ia lalu menanyakan keberadaan Heri, saat tahu bahwa Heri belum pulang dari kemarin siang, tetangga itulah yang kemudian memberi tahu Nunur bahwa bahwa di Mall Jogja telah terjadi kerusuhan hebat, “Coba liat disana Nur, ada banyak mayat, ratusan.” Kata Nunur menirukan ucapan si tetangga.
Namun, Nunur tak mau mentah-mentah menelan informasi itu. Ia punya keyakinan bahwa suaminya pergi meninggalkaan rumah bukan hendak ke tempat pekerjaannya di dekat Mall Jogja melainkan jualan CNI. Lagipula dalam benak Nunur, suaminya yang mendatangi ia dengan pakaian robek dan noda darah itu adalah karena jatuh dari sepeda. “Maklum dia punya kebiasaaan pergi dengan sepeda kemana-mana,” kata Nunur.
Meski demikian, kecemasan terus menyergap Nunur. Pukul 10 pagi, suaminya tak kunjung tiba, Nunur mulai resah. Lalu ia mulai mencari ke beberapa rumah sakit seperti RS Pondok Kopi dan RS Persahabatan.
“Waktu keukeuh ngga mau cari ke Mall Jogja. Biarpun tetanggga-teatangga menganjurkan kesana. Saya ngga punya firasat apa-apa bakal ditinggal suami waktu itu,” kata Nunur.
Lelah mencari di RS yang tak kunjung berhasil, Nunur akhirnya menyerah. Maka ditemani kakaknya ia pun pergi ke kawasan Klender tempat suaminya bekerja di dekat Mall Jogja. Disana ia dikejutkan dengan melihat sepeda suaminya. “Saya kaget. Dan mulai ada keyakinan bahwa suami saya kesini. Lalu, saya ditemani kakak mendatangi orang pinter. Orang pinter itu juga ngasih petunjuk kalo suami saya memang ada di sekitar tempat keruushan waktu peristiwa itu terjadi,” kata Nunur.
Meski begitu, orang pinter yang didatangi Nunur masih memberi harapan. “Mudah-mudahan aja suami ibu pulang dengan selamat,” begitu katanya.
Nunur pun pulang dengan membawa sebongkah harapan itu. Namun, sampai sore suami yang dinanti ternyata tak kunjung tiba. Maka pada jam 7 malam, dengan ditemani oleh salah seorang kerabatnya, Nunur lalu pergi ke RSCM.
“Soalnya dapet info jam segitu mayat-mayat udah pada di bawa ke Cipto,” katanya. Sepanjang jalan menuju rumah sakit Nunur melihat bayangan bentuk suaminya yang gosong. “Ada bayangan yang ngikutin, bentuknya ya ngga karuan, ancur dan gosong,” kenang Nunur pahit.
Sepanjang jalan menuju RSCM ia juga disuguhi pemandangan yang tidak mengenakan. Mobil ketabrak, mobil terguling, mobil bekas dibakar, semuanya bertebaran di sepanjang jalan. “Saya bener-bener merinding. Sempat ngebatin juga, mengapa Tuhan ciptakan kehidupan yang seperti ini,” katanya.
Sampai di RSCM, Nunur segera memburu kamar mayat tempat para korban kerusuhan. Namun, diakuinya, ia tak sampai mengalami ‘ngobrak-ngabrik’ potongan-potongan tubuh manusia yang telah menjadi mayat itu. “Barangkali karena sepanjang jalan itu bayangan potongan tubuh suami saya ngikutin terus,” katanya.
Setelah ditujuki satu persatu, pada potongan tubuh hangus ke-3, Nunur yakin itulah jasad suaminya. “Waktu dia keluar rumah, dan saya lagi nyuapin anak saya yang kedua, saya ngga tahu dia pakai baju apa. Tapi begitu melihat potongan tubuh pake kaos putih dan ada logo CNI-nya saya yakin itu suami saya,” katanya.
Lagipula, bayangan potongan tubuh manusia yang membayanginya sepanjang perjalanan ke RSCM memamng persis dengan potongan tubuh yang ketiga yang ia jumpai di RSCM.
“Barangkali suami saya kirim pertanda atau apa,” katanya sendu. Hal lain yang membuatnya tambah yakin adalah celana dalam yang kenakan suaminya berwarna hijau dan sangat dikenalinya. Waktu itu ia menemukan mayat suaminya hanya berupa potongan tubuh dari leher, kemudian sebelah lengan dan tangan yang gosong, perut paha, hingga dengkul (tanpa bagian kepala dan kaki).
Perempuan berjilbab dan berkacamata ini nampak tegar saat menuturkan kenangannya kehilangan suaminya sepuluh tahun yang lalu. Namun, emosinya nampak membuncah tak tertahankan saat saya bertanya reaksi anak tertuanya, Hendrik.
“Saat mayat almarhum di bawa, anak saya yang tertua jejeritan, semuanya pada menangis, dan anak saya yang paling histeris,” sampai di bagian ini air mata Nunur menitik, matanya memerah dan sembab. “Hanya anak saya, Rara, yang waktu itu umurnya 2 tahun biasa aja, dia ngga ngerti apa-apa,” pungkas Nunur sendu. Saat ini, anaknya yang tertua duduk di kelas 3 STM, sedangkan anak bungsunya, saat ini kelas 6 SD.

Banyak sekali saudara - saudari kita yang menjadi korban dari pembantaian mei 98 saya masih berusaha mengumpulkan kisah dari mei 98, semoga usaha keras saya akan membuka kembali kasus 98 dan memberikan hukum yang pantas ke para pelaku. 

Anda bisa share juga apa yang anda lakukan pada hari pembantaian itu. dan apabila anda mengetahui orang yang ikut melakukan pembantaian tersebut bisa sertakan nama dan alamatnya.. bantu para korban dengan share artikel ini ke facebook dan sosial media saudara sekalian karena saya tau efek media sosial tidak bisa di anggap enteng saat sekarang ini.
VipbandarQ.com Komunitas Game BandarQ Capsa Susun & Domino99

VipbandarQ.com Komunitas Game BandarQ Capsa Susun & Domino99



Halo Sahabat Gamer, Hari ini saya ingin membahas sebuah komunitas yang sudah ada sejak 2013, Komunitas ini hanya diperuntukkan oleh penggemar judi online kelas kakap. Kenapa ? karena taruhan di website ini gila2an, untuk minimal deposite aja website ini mematok harga 50.000 dan untuk bonus perminggu nya website memberikan bonus sampai 5 juta per member dengan syarat tentunya,

Website ini sudah berdiri sejak 2013 tetapi website ini hanya di infokan ke beberapa kekalangan dan tidak di buka untuk umum. dengan beberapa pertimbangan akhir tahun 2015 management Vipbandarq membuka komunitas untuk publik dengan harapan memperluas jangankauan.

Untuk bermain di Vipbandarq tidak lah sulit dan tidak memiliki syarat khusus. dengan memiliki rekening salah satu bank indonesia anda sudah bisa bergabung menjadi member VIP di komunitas ini.

Kelebihan komunitas vip ini : 
  • Proses Depo & WD super cepat
  • Tampilan yang menarik dan warna yang nyaman di mata
  • Memiliki sistem kemanan extra agar terhindar dari hacker dan semacamnya
  • Memiliki 5 game dalam 1 ID ( Poker, Domino99, BandarQ, Capsa susun, AduQ )
  • CS yang ramah siap melayani anda 24 Jam Full 
  • CS kami akan memandu anda dari 0 ( jadi anda tidak perlu takut untuk mencoba )
  • Bisa dimainkan di Hp, Tablet Android & Apple
  • Min Depo 50.000
  • Transaksi dibantu oleh 5 bank terbaik indonesia ( BCA, BNI, BRI, Mandiri & Danamon )

Dipasung Gara - Gara Gagal Tes CPNS

Dipasung Gara - Gara Gagal Tes CPNS


Betapa malang nasib Siti Nurliyana Purba (43) dan Janter Purba (32). Akibat menderita gangguan mental, kakak beradik ini terpaksa dipasung oleh kedua orangtuanya selama puluhan tahun.
Bungani Saragih, orang tua Siti dan Janter, mengaku terpaksa memasung Siti dan Janter karena kerap mencemaskan orang-orang yang melewati rumahnya.
"Payah, pak. Kalau tidak diikat, mereka pasti mengamuk, mengejar orang yang dilihatnya. Kami juga merasa bersalah jadinya, " ujar Bungani, Kamis (12/12/2013).
Pemasungan ini, terjadi di Desa Bahlias, Kecamatan Panei, Kabupaten Simalungun. Siti dan Janter dipasung dan dikurung di dalam dua kamar ukuran 2x3 meter yang terpisah, dengan kondisi yang kotor dan aroma tak sedap.
Bungani mengatakan, selain masalah keterbelakangan mental, faktor ekonomi keluarganya yang memprihatinkan juga menjadi penyebab dirinya tak mampu berbuat apa-apa, kecuali mengurung Siti dan Janter.
Sebelumnya, Siti dan Jansen sempat dirawat di RS Jiwa Adam Malik Medan. Namun, karena tak sanggup lagi membiayai pengobatan, mereka terpaksa keluar dan dirawat di rumah
Waktu itu pernah masuk rumah sakit Adam Malik, waktu bapaknya masih ada. Tapi sekarang udah nggak ada duit lagi. Tanah sama ladang kami pun udah habis untuk biaya orang ini," ujarnya.
Bungani mengatakan, Siti mulai menderita gangguan mental sejak ia gagal lulus ujian PNS saat usianya masih 19 tahun.  
"Siti dulu mau coba PNS, tapi gagal. Dari situlah dia mulai stres. Sampai seperti sekarang ini. Kalau Jansen itu baru sekitar 11 tahun seperti ini," ujarnya.
Bungani mengakui, awalnya ia hanya sekadar mengurung Siti dan Janter. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, karena sering mengancam orang lain, ia terpaksa memasungnya.
"Malah kadang bisa mengamuk sendiri, sampai mau bunuh orang. Kalau Siti itu kalau ada laki-laki lewat dia ngajak-ngajak kawin," ujarnya.
Meski memasung kedua anaknya, Bungani tetap rutin memberi makan dan minum. "Tapi kalau makan dan minum selalu saya kasih. Tidak mungkin saya tidak kasih," ujarnya.
Camat Panei M U Barus mengatakan, akan segera menangani kasus ini. Menurutnya, tindakan mengurung seseorang yang mengalami gangguan jiwa tidaklah tepat.

Cerita Sex Tetangga Toge Sudah Lama Jablay

Cerita Sex Tetangga Toge Sudah Lama Jablay

Singkat cerita setelah melamar kerja kemana-mana, akhirnya keberuntungan memihak juga padaku. Aku diterima kerja di sebuah perusahaan bonafid, hanya saja jaraknya yang luar biasa jauh dari kediaman ku.
karena sudah tidak memungkinkan untuk bisa pulang pergi akhirnya akupun mengontrak sebuah rumah kecil, lumayan juga letaknya dekat kantor, dan suasananya pun nyaman.
Rumah kontrakan itu kepunyaan Ibu Emi. Beliau punya 4 rumah kontrakan, salah satunya ditempati oleh anak kandungnya yang telah berkeluarga yaitu mbak Widi.
Ibu Emi, Mbak Widi, dan Mas Muso yg merupakan suami dari mbak Widi sangat ramah padaku. Tak jarang mereka memberikan makanan-makanan ke kontrakan ku, mereka benar-benar keluarga yg ramah.
Mbak Widi dan Mas Muso adalah pasangan suami – istri yg baru, kira-kira baru 3 tahun usia pernikahan. Mas Muso punya usaha rumah service elektronik yg jaraknya cukup jauh dari tempat tinggal mereka. Namun mas Muso dan Mbak Widi terpaksa tetap tinggal disana karena Ibu Emi tidak ingin jauh dari anaknya, yaitu mbak Widi.
Singkat cerita, suatu hari aku memilih cuti kerja karena badanku terasa pegal-pegal, mungkin karena terlalu ngejar lembur. Aku pun berniat ke warung untuk membeli balsem urut, dan didepan ada mbak Widi sedang menjemur pakaian.
“mas Ido ga kerja?”
“enggak mbak, badan saya pegel-pegel soalnya, lagi izin cuti.”

Saat itu mbak Widi memakai kaos longgar yg tipis, sehingga agak menjiplak sketsa bra yg ia pakai, belum lagi tetes-tetes air cucian yg membasahi bajunya, semakin menambah jelas guratan bra yg ia kenakan. Buat ukuran wanita sudah menikah dan punya anak balita, body mbak Widi ini masih bisa dibilang menggairahkan.
“oh, mau dipijitin mas?”
waduh! dipijitin !
“wah ga usah lah mbak, ga enak, saya beli balsem aja deh.”
“saya ada balsem mas, kalo mau nanti saya pijitin deh sehabis jemur pakaian ya.”

Wah sepertinya niat-niat jahat sudah terkumpul di otak ku, aku terus membayangkan, bagaimana caranya nanti mbak Widi memijat tubuhku sambil terus berlanjut memijit penis ku ! hahahaha!
Selesai ia menjemur pakaian, ia pun segera menyambangi kontrakan ku. Akupun tanpa ragu segera melucuti pakaianku sambil terus memutar otak bagaimana pijat memijat ini bisa menjadi aktivitas yg ‘lebih menyenangkan’.
“mbak emang biasa mijitin si mas ya?”
“ah enggak juga mas, mas Muso mah jarang minta dipijitin, paling saya mas yg minta dia pijit-pijit hihihi”

wah, si mbak sudah mulai menjurus – jurus nih fikirku.
“wah asik nih ye main pijit-pijitan, bikin bujangan ngiri aja si mbak”
“hihihi yaudah biar ga iri nanti mas Ido pijitin saya juga ya weeee”

eaaaaaaa ! sudah semakin memancing – mancing dia !
“ah, saya sih mau aja, tapi nanti bisa-bisa ditempeleng mas Muso saya mbak”
“hihi ya jangan bilang-bilang mas, coba mas balikin badannya”

aku kun membalikan badanku yg tadinya terlungkup menjadi terlentang, sementara mbak Widi kini memijit dada dan perutku. Jujur saja, otong ku langsung berdiri ketika mbak Widi lebih seperti mengelus-elus perut ku ketimbang memijit.
“mas, jeans nya buka aja, sekalian paha sama kakinya saya pijit”
“oke deh mbak”

Seperti sudah saling menerima sinyal masing-masing, aku pun tanpa malu melepas celanaku hingga tersisa tinggal celana dalam ku. Mbak Widi pun terlihat sering mencuri-curi pandang ke arah penis ku yg masih terbungkus CD. Aku sengaja terus menikmati pijatan dan sentuhannya agar otongku semakin tegap dan semakin membuat mbak Widi salah tingkah.
Kepala mbak Widi semakin menunduk mendekati penisku. Sambil terus memijit pahaku dengan balsem, aku terus meikmati pijatan tangan lembutnya. Karena jarak kepala dan penisku yg semakin dekat, sesekali ku angkat pinggulku agar menyentuh bibirnya, bukannya menghindar ia malah ikut menggesek2 penisku dengan bibirnya. Ah! ini sih sudah kena, tinggal eksekusi saja!
“sebentar ya mas, saya cuci tangan dulu, kayaknya kalo mau mijitin yang itu ga bisa pake balsem, nanti panas, pake sabun lebih pas, hiihi”
Kena fikirku!
Seraya mbak Widi berjalan kearah kamar mandi kontrakanku, aku sudah tak sabar lagi, langsung saja ku ikuti dia dan ku peluk dari belakang.
“emhh, masss”
ku gerayangi payudaranya yg montok, tangan ku yg satunya meraba kearah vaginanya. Ternyata vaginanya sudah basah sejak tadi. Terasa bulu-bulu kasar menghiasi vagina nya. Kubalikan badannya kulumat habis bibirnya.
“mbak jangan bilang-bilang mas muso ya, mbak juga mau kan?”
“iya mas,hmmhhh hmmmmmhhh”

Dikamar mandi kecil itu kulucuti semua pakaian mbak Widi hingga ia terlanjang bulat, kujilati payudara dan putingnya, kuplintir-plintir sampai dia merem melek. semakin turun ke bawah, tak luput vagina yg dikelilingi bulu-bulu jembut nya pun ku jilati.
“ahhhhh, emmmhhhhh”
Terlihat sekali mbak Widi menikmati permainanku. Ia langsung menarik badanku dan melucuti CD yg kupakai. Tanpa basa basi dia kulum habis penisku yg sudah menegang merah. Nikmat sekali kuluman mbak Widi ini, pasti mas Muso ga bosan-bosan ML sama mbak Widi.
Aku lalu duduk di pinggirian bak mandi, ku angkat badan mbak Widi.
“mbak aku masukin aja langsung ya?”
“iya mas, ayo”

tanpa kesulitan, dengan sekali gerakan penisku habis ambles di vagina mbak Widi yg lembab. Sambil terus menggoyang goyangkan penisku didalam liang kenikmatannya, aku pun terus mencumbu punduk mbak Widi yg putih harum.
“ahh ahhh ahhh”.
sekitar 10 menit kami habiskan di kamar mandi, terlihat wajah mbak Widi sudah klimaks tapi aku tidak ingin cepat-cepat mengakhiri semua ini. ku gendong dia ke kasur dan kulanjutkan permainan kami.
Dikasur kami habiskan lebih dari 3 gaya, aku tak peduli mbak WIdi sudah mengerang-erang menyerah karena permainan ku yg maksimal. Aku terus memo,pa penisku di vaginanya tanpa ampun.
“ahh mass, aku udah ga kuat massssss, ahhhhhh”
Mbak Widi sudah 2 kali klimaks, sedangkan aku masih kokoh bertahan dan mengoyak ngoyak vagina nya yang sepertinya belum pernah mendapatkan kenikmatan ini sebelum nya.
Akhirnya di klimaks nya yg ketiga, kami bersamaan mencapai puncak kenikmatan. dengan dahsyat ku roketkan spermaku didalam vagina mbak Widi.
“ahhhhhhhhhh”
Kami pun terkulai lemas di kaskur kontrakan kecil itu.
Sejak kejadian itu, jika aku kerja shift 3 selalu kusempatkan ML dengan mbak Widi dipagi hari. tak terhitung entah sudah berapa kali kami ML. Kini mbak Widi tengah mengandung seorang anak lagi, entah itu buah percintaan dari Mas Muso atau dari aku. hahahaha
Cerita Sex Ibu Guru Payudara Super

Cerita Sex Ibu Guru Payudara Super

Aku siswa SMA di sebuah sekolah negeri Jakarta. Aku merupakan siswa yang dibilang cukup pandai di kelasku. Apalagi setelah aku menang olimpiade komputer tingkat provinsi, namaku jadi makin dikenal di sekolahku. Nilai-nilai ku di sekolah juga bisa terbilang bagus. Selalu dapat nilai diatas 7. Kecuali pelajaran pkn, pelajaran yang paling susah menurutku. Aku tidak pernah mendapat bagus. Paling bagus cuman dapat 7.

Cerita Sex Pelayan Bule Penasaran Barang Cowok Indo

Cerita Sex Pelayan Bule Penasaran Barang Cowok Indo


cerita sex online

Ini merupakan pengalaman sekali seumur hidupku. Sekarang aku sekolah di Australia. Di sini banyak sekali disco party yang diadakan juga oleh anak-anak Indonesia. Nah kebetulan last weekend kemarin ada party di satu pub di Downtown. Aku pergi ke sana bersama teman-temanku. Pembaca semua kan tahu kalau kebiasaan di party tambah malam tambah ramai

Party ini baru dimulai jam 10 malam, tapi aku pergi sekitar jam 11. Ternyata yang datang sudah lumayan banyak. Kira-kira jam 12 malam, sudah banyak sekali orang yang disco, minum-minum, merokok di smoking area. Sekarang baru dikeluarkan peraturan bahwa setiap bar atau pub di Perth tidak boleh merokok di dalam, jadi di party ini disediakan tempat merokok. Pokoknya suasananya enak sekali deh. Terus aku minum-minum bersama temanku di dekat barnya.

Bar ini dekat sekali dengan tempat disco-nya, jadi sambil minum-minum dan ngobrol kita bisa mengecengin orang yang sedang disco. Temanku mengajakku minum, kuladeni tapi dia menyuruhku yang memesan minumannya. Kebetulan ada waitress yang lewat, kupanggil lalu kupesan minuman beer. Waitress-nya orang Amerika. Wajahnya oke, terus body oke, buah dadanya kira-kira 36B, pokoknya oke. Temanku terus mengajakku taruhan $500 kalau aku bisa bersenggama dengan waitress itu. Aku sanggupi taruhannya.

(Baca: LaskarQQ Web Judi Poker,Domino ,BandarQ ,Bola ,Sabung Ayam Online )

Waktu waitress-nya datang membawa minuman, kuberi tipnya agak besar (di sini kalau pesan apa-apa mesti bayar tip).
“Oh, thank you. My name is Stephanie. Do you need anything else? Call me if you want to order again.” Waitress-nya terlihat senang sekali.
Kubilang bahwa aku nanti pesan lagi ke dia. Terus dia pergi lagi meladeni orang lain yang mau pesan minum.
Sesudah beer-nya habis, kupanggil lagi si waitress itu, pesan minuman lagi. Waktu datang, kubayar sambil aku menggodanya. Ternyata dia suka. Habis menggoda sambil ngobrol sebentar, kutanya jam berapa dia selesai kerja. Aku bilang aku mau mengajaknya jalan-jalan. Dia bilang beres jam 2 pagi. Aku bilang nanti kutunggu di tempat yang kutunjuk. Dia bilang oke. Beres langkah pertamaku.
Akhirnya kini sudah jam 2 pagi. Teman-temanku sudah tidak sabar mendengar kabar baiknya, tapi mereka pergi lagi ke tempat lain. Terus aku langsung ketemu waitress itu yang sudah siap pergi, tidak lagi memakai pakaian kerja. Lagian party kan agak gelap jadi tidak begitu jelas melihatnya. Waktu aku ketemu dia, wow man, bodinya dan buah dadanya membuatku terangsang. Terus kubawa saja dia ke restoran Thailand (restorannya buka sampai pagi), ngobrol-ngobrol tentangnya sambil minum. Ternyata ngobrol dengannya enak sekali sepertinya aku sudah mengenalnya sejak dulu. Akhirnya omongannya merembet ke arah gituan. Aku sudah bernafsu sekali.
Pelan-pelan kudekati dia terus kucium pipi, ke leher sampai akhirnya ke bibirnya. Kebetulan kita duduknya agak mojok jadi tidak begitu kelihatan orang lain, sudah begitu aku sempat melihat jam menunjukkan jam 4 pagi, jadi sudah sepi sekali. Ternyata aku menerima responnya. Kutanyakan kepadanya apakah mau gituan denganku. Tahu-tahunya dia mau. Akhirnya kita setuju mau ke tempatku soalnya tidak begitu jauh. Langsung saja kami pergi ke tempatku.
Di mobil, tanganku sudah mulai gatal. Satu tangan pegang setir, satu lagi berkelana. Pelan-pelan tanganku menyelusup ke paha terus ke daerah selangkangannya. Kebetulan dia memakai rok, jadi tanganku tidak ada kesulitan masuk ke sela-sela pahanya. Dia menikmati benar elusanku.
“Mmmh.. mmh.. oohh.. ohh..” Setelah kira-kira 10 menit aku merasa CD-nya mulai agak basah, aku berhenti mengelus-elus lagi soalnya sudah sampai.
Setelah sampai di apartemenku, kugendong dia sambil ciuman. Lidahku pun beraksi. Dia agresif sekali. Kedua tangannya memeluk leherku, terus kakinya ke pinggangku. Sampai di kamarku, kita masih ciuman. Tanganku mulai meraba buah dadanya yang aduhai besarnya.
Baru kali ini aku merasakan buah dada orang bule, mimpi apa aku semalam. Kuremas-remas buah dadanya, dia semakin nafsu saja. Aku sudah tidak tahan ingin bersetubuh dengannya, kubuka baju serta roknya. Dia juga membuka baju dan celanaku. Sekarang dia tinggal memakai BH dan CD hitam, sedangkan aku tinggal memakai CD, aku melihatnya jadi tambah nafsu. Sepertinya warna hitam itu simbol warna seks. Kupeluk dia dari belakang sambil mengelus-elus buah dadanya sambil mencium lehernya.
laskarqq bandarq online

( Baca : Donor Sperma Anda Dibantu Suster - Suster Nakal )

Terus kubuka BH-nya. Ini moment yang menggairahkan. Kuelus-elus buah dadanya yang mulus itu. Dia juga kelihatannya terangsang sekali. Kubuka CD-nya pelan-pelan terus giliran dia membuka CD-ku. Kemaluanku sudah tegang sekali. Dia melihat kemaluanku lalu mengelus-elus batang kemaluanku.
“Oh.. oh.. mmhh..” tidak berapa lama otomatis dia menghisap batang kemaluanku

“Oh.. yes.. oh..” Mainan lidah dan mulutnya yang sudah prof itu membuat kemaluanku tegang sempurna.

Sudah 10 menit kira-kira dia menghisap batang kemaluanku. Aku sudah hampir keluar tapi kutahan dan kusuruh dia berhenti. Terus kurebahkan dia di ranjang. Kubuka pahanya lebar-lebar, kelihatan bulu kemaluannya rapi berwarna coklat dan liang kemaluannya yang merah merekah.
Kujilati buah dada dan puting susunya. Dia meringis kenikmatan. Kira-kira kujilati sekitar 5 menit buah dadanya secara bergiliran kanan dan kiri. Terus kujilati dan kumainkan klitorisnya, tanganku yang satu mengelus-elus pahanya, satu lagi mengelus-elus buah dadanya. Dia menikmati nikmatnya jilatanku,
“Mmmhh.. ooh.. yes.. baby.. uuhh.. faster.. uhh..” Setelah hampir 10 menit dia mulai orgasme.
Dia sudah seperti kemasukan setan, kupercepat gerakan lidahku. Akhirnya dari liang kemaluannya mengeluarkan banyak cairan. Kujilati cairannya sampai bersih meski agak bau dan asam. Tapi aku suka. Aku memulai aksiku tapi sebelumnya aku memakai kondom dulu takut resiko penyakit. Kuarahkan batang kemaluanku ke lubang kemaluannya yang sudah terangsang sekali, terus kumasukkan pelan-pelan,
“Bless..” masuklah batang kemaluanku ke lubang kemaluannya,

“Oh.. mmhh..” aku tidak ada masalah memasukkan batang kemaluanku ke lubang kemaluannya, soalnya dia sudah tidak perawan lagi dan kemaluannya sudah agak basah. Pelan-pelan kugenjot dia sambil berciuman.

Beberapa saat kemudian, tempo permainanku kupercepat. Dia meringis kenikmatan, kupercepat lagi, dia semakin agresif. Kira-kira 15 menit permainan kami berlangsung, dia mengeluarkan cairan lagi. Aku bisa merasakan karena gerakanku makin licin.
Setelah mengambil nafas sebentar, aku bilang mau ganti posisi doggy style. Terus dia menungging di dekat pinggir ranjang. Kuelus-elus pantatnya yang montok, kemudian kuarahkan kemaluanku dan memasukkan pelan-pelan. Tanganku mengelus-elus buah dadanya,
“Ohh.. uuh.. uhh..” dia kenikmatan.
Terus kugenjot lagi semakin cepat, dia mulai klimaks sekarang,
(Baca : Anna Menelanjangiku Di Restoran Seafood )

“Ohh.. ahh.. aahh.. mmhh..” dia mau keluar, tapi aku masih bisa menahan punyaku. Akhirnya liang kemaluannya berlepotan cairan kewanitaannya. Kucabut kemaluanku sambil membalikkan badannya dan menyuruhnya rebahan di tepi ranjang. Kujilati bibir kemaluannya sampai bersih lalu kusuruh dia main di atas. Aku rebahan, lalu dia dengan posisi jongkok di atas badanku mencoba memasukkan batang kemaluanku ke lubang kemaluannya.
“Bless..” dia menggoyangkan pinggulnya dan pantatnya. Dia percepat goyangannya

“Aahh.. aahh.. ahh..” aku bilang bahwa aku sudah mau keluar.

Dia menggenjot sebentar kemudian berdiri melepaskan kondomku, terus dia mengisap batang kemaluanku dengan ganas.
“Oh.. nikmat sekali..” akhirnya spermaku muncrat di dalam mulutnya, enak sekali rasanya. Dia menjilati spermaku sampai bersih.
Sesudah permainan ini selesai, kita tidur dalam keadaan bugil. Kita baru bangun jam 3 sore, lalu kuantarkan dia pulang. Sampai di rumahnya, aku sudah janjian mau ketemu lagi dan menanyakan nomor teleponnya. Akhirnya aku telepon temanku dan akhirnya dapat $500 dari temanku itu. Lumayan $500 buat menutupi bayar apartemenku dan dapat kenikmatan tiada tara lagi. Sering-sering taruhan seperti begini oke juga.